Program sabar, supaya ndak berang


Sambil nunggu bedug di pukul, acu mau ngomongin tentang sabar nih. Sering banget kan, orang atau kita sendiri " sabar, sabar " kadang kalau kita ngomong ke orang sabar ya, pasti ada kan yang bilang " ngomong aja gampang " trus gmna caranya ?



Saya memang belum memadai jika di bilang orang yang sabar, tapi sabar ngak harus nunggu jadi tua kan ?
Nah, aku pernah membaca buku

" happines inside " dalam buku tersebut dibeberkan, bagaimana menjadi orang sabar.


Nah, bedanya orang yang sabar dan enggak itu ternyata dari program atau kata-kata yang tertanam di dalam dirinya. Contohnya, di lampu merah kalau kita sedang naik motor trus lampu hijau kan, baru lampu ijo trus kita belum bergerak pasti yang dibelakang langsung klakson, iya ngak ?
Ternyata, sering kita asosiasikan suara klakson itu sebagai teriakan orang karena kita lambat, tidak siap dan bego. Dan, suara klakson itu sontak buat kita jadi panas, apalagi pas puasa, lelah trus di klakson ? Beranglah kita.

Nah sebenarnya yang buat marah itu bukan bel tadi melainkan program yang tertanam didalam diri kita. Mungkin setelah membaca tulisan ini, kita lebih menyadari dan berlatih membuat program yang lebih sehat.
Ketika diklakson mungkin bisa mengatakan pada diri " hai teman, sebntar lagi hijau mari jalan yuk " 
Memang tidak instan, bisa karena biasa bukn ?

Lama-lama suara-suara yang membuat kita ngk sabar atau marah itu seperti panggilan merdu dari bedug yang membuat senyum merekah hehe

Comments

Popular posts from this blog

Mencari tahu kelebihan sebagai Kekuatan

ZERO WASTE CHALENGGE , dimulai dari dirimu

Hidup bahagia ? kurangin yang nggak penting