Abis nonton Aruna dan Lidahnya.

ARUNA dan LIDAHNYA,




Ada yang tau itu judul apa ? cek di bioskop terdekat anda. SEDANG TAYANG.
jadi beberapa hari yang lalu sebelum filmnya SEDANG TAYANG, ada salah satu teman di IG https://www.instagram.com/pacarkecilku/?hl=id menayangkan berbagai hal  tentang film ini. Jujur, dalam hal nonton film gue bukan orang yang ikut-ikutan dengan film apa yang lagi trend dan ratingnya tinggi kemudian gue harus nontonnya. karena gue tipikal manusia yang lebih suka baca novelnya .

Entah mengapa, setelah gue nonton trailernya. " film yang nggak biasa " ya kan biasanya sutradara ngangkat film yang udah pasti-pasti aja, ya pasti ngetrend nya, pasti ditontonnya sama orang indonesia. Kriterianya juga pasti komedi yang buat orang sampe guling-guling, horor yang bikin orang teriak-teriak di bioskop kalau di sampingnya suaminya ya boleh donk peluk suaminya whahha. Yang belum jangan. Atau juga film yang melow, bikin baper sampai kaum kita meneteskan air mata widihh ditontonnya sama pacarnya, ada adegan selingkuh. Abis nonton bubar, cie.

Kalau di film ARUNA dan LIDAHNYA, abis nonton pengen keliling Indonesia sama temen, temen hidup, nggak harus sih " kalau kata Aruna makan makanan seenak ini aja harus sama pasangan " itu hanya berlaku untuk orang ag sok-sokan romantis. Sumpah, jadi makin cinta gue, dan pas nonton ngerasa " hah emang ada ya makanan kayak gitu di Indonesia ". FILM ini kompleks sih menurut gue, dari masalah lidah jadi masalah kisah, wkwkw ( gue ketawa ). Kerennya, film ini bukan film komedi karena adegan lucu di filmnya hanya ngebuat kita mesem-mesem, bukan juga film baper karena itu cuma endingnya. Lah jadi film apa ini?

film asem-asem, asin sama pahit dalam satu piring. 
Ya gimana nggak asem, ngeliat kisah percintaan mereka. Dari pacaran dengan istri beranak satu hingga suami milik istri pertama. Asinnya ya ternyata mereka saling menyimpannya sejak lama. Pahitnya di dalam film ini gue ngeliat kita harus peka ke pekerjaan yang kita jalani, jangan sampai kita nggak tepikir kalau didalemnya ada " KORUPSI".

Dari JOGJA dengan lidah yang sudah loyo, ke SURABAYA dengan sukacita kerja sambil kuliner hingga madura bertemu dengan pasien yang ternyata nggak sakit karena salah diagnosa hingga pontianak dengan pengkang dan singkawang dengan Choi Pan. Lalu, berhenti di pencarian nasi goreng mbok salwa yang ternyata resep dari ibunda.

Jadi penilaian gue tentang film ini, tentang rasa yang yang makanan yang asem atau asin jangan-jangan sutradara ingin  kita sendiri membayangkan atau memilih rasa asem atau asin itu sendiri. Trus jadi negbuat gue sendiri pengen keliling Indonesia sambil traveling kuliner dan ngebanggain ternyata di Indonesia ada kayak gini lohh. Kemudian dengan ibunda, film ini mengajarkan gue untuk dekat dengan ibunda.

abis nonton, eh disambut aruna aslinya heheh


"makanan itu punya kekuatan yang sama kayak alam semesta, ia menghubungkan kita ke berbagai macam orang ia juga banyak menghadirkan banyak kemungkinan baru "








Comments

Popular posts from this blog

Mencari tahu kelebihan sebagai Kekuatan

ZERO WASTE CHALENGGE , dimulai dari dirimu

Hidup bahagia ? kurangin yang nggak penting