Episode chitchat random, "belum coba, belum tau rasanya kan ?

Hai sanak segalo,ketemu lagi kek ambo....

Edit by canva

Sebagai bintang tamu dalam candaan kali ini ada episode spesial, yeay. Lebih tepatnya bukan spesial, tugas kehidupan sudah akan menerpa dengan bertambah usia. Dulu waktu SD, rasanya seneng banget kalau memperingati hari lahir, ada kue,kado dan sanak keluarga hadir.

Sekarang, 20 tahun Tuhan masih mengamanatkan aku untuk menjadi manusia. Tentunya harus lebih baik versiku . Kalau dalam psikologi perkembangan bilang, aku memasuki usia dewasa awal yang mana tugas baru harus dijalankan. Yah kadang juga mikir tugas pas Remaja aja masih banyak yang ketinggalan. Tapi nggak papa,yang penting kita nggak berhenti untuk berproses.

Apalagi akan banyak galau yang kita pikiran, "wah dia udah nikah, kerja bla bla" terus "aku bisa apasih". Nggak papa kamu sudah sadar, tapi jangan hanya galau aja. Jawab pertanyaan yang dirimu tanyain dengan karya terus naik dikit jadi prestasi, sisanya titipkan masa depan pada Tuhan lewat tangan mengadah kapanpun. Minta dikasi pundak yang kuat dan terbaik.

Anyway, sebagai seorang yang kuliah di jurusan Psikologi kadang dicerca tanya dari mulai temen deket sampai yang sok-sok deket. Berbagai pertanyaan merundung " elo kan anak psikologi, gmana sih blabla?". Tapi untuk aku yang suka dengerin cerita orang nggak masalah sih. Nggak cukup mendengar ada yang lebih sulit yaitu ' mendengarkan ' karena kegiatan ini nggak cukup hanya memasang telinga. Sampai kadang belum cukup pengalaman untuk hal tersebut.

Kalau cerita kalian gman memasuki 20 tahun ? oh ya kali ini aku mau ceritain yang menyentil sedikit ke perkembangan masuk kuliah. Perkuliahan ini mengubah ku dari anak kupu-kupu SMA jadi kayak kuliah yah mampir dululah belajar ke komunitas maupun organisasi. Nemuin banyak hal dari fiks mindset perlahan jadi growth mindset. Ketemu banyak orang juga membuatku yang pemalu dan takut, jadi kayak chalengge diri. Perlahan ada keberanian walaupun belum significant. Untuk kamu, mungkin yang dulu pas SMA masih takut dan malu-malu, di perkuliahan lo coba untuk chalengge dari hal-hal sederhana kayak, nunjuk tangan mau nanya atau izin setelah itu lo bilang ke dirimu " terima kasih sudah berani,lega kan ".

Kadang kita bukan takut nunjuk tangan untuk bertanya ataupun berpendapat. Namun pikiran yang masih singgah di kepala ini kadang yang mengkakukan langkah kita. Iya nggak ? kayak " kalau gue nanya nanti diketawain, salah lah dan bla bla " Aku juga ngerasain kok hal tersebut, perlahan lo bilang ke diri lo " coba aja dulu, belum tau rasanya kan ?". Yang pasti nggak selalu manis heheh.

Semester kemarin juga, dengan amanat dari organisasi dan komunitas yang aku ikutin lagi-lagi chalengge untuk berani tanggung jawab. Pikiran overthingking yang aku masalahkan kayak "ragu-ragu" terus "menyalahkan diri sendiri" merasa kayak "setiap ngejalanin event ini nggak berhasil" dan lain-lain. Tapi, seperti pepatah "setiap kejadian ada hikmahnya" aku menemukan "harusnya aku gman a" ...... ngobrol, cerita, buka ruang diskusi dengan teman se divisi atau organisasi. Masalah benang yang berbelit di kepala akan sama-sama bertemu pangkalnya. Penting banget komunikasi itu, untuk menjalin hubungan yang sehat.

DAN, yang bikin ketagihan di tengah hiruk pikuk kegiatan. Menyempatkan untuk breating "menyadari napas". Coba untuk kamu yang ada di JOGJA bisa ikutan kelas gratisannya Charisma Consulting "mindfulnes breating" diajarin bernapas yang bener buat rileks.

Sekian, episode chitchat spesial dari aku. Untuk siapapun kamu semangat dan selamat berproses, tidak semua berakhir manis kamu juga harus merasakan asam, pahit supaya hidup lebih warna-warni.


Comments

Popular posts from this blog

Mencari tahu kelebihan sebagai Kekuatan

Hidup bahagia ? kurangin yang nggak penting

Little seoulnya Jogja